JavaScript bisa menampilkan output dengan beberapa cara, yaitu:
Menulis ke dalam elemen HTML menggunakan innerHTML.
Menulis ke dalam output HTML menggunakan document.write().
Menulis ke dalam kotak alert menggunakan window.alert().
Menulis ke dalam konsol browser menggunakan console.log().
Menggunakan innerHTML
Pada cara ini JavaScript mengakses elemen HTML dengan fungsi document.getElemenById(id). Atribut id mendefinisikan elemen HTML sedangkan properti innerHTML mendefinisikan isi HTML.
<!DOCTYPE html> <html> <body> <h1>Halaman Web</h1> <p>Sebuah Paragraf</p> <p id="bagian1">Sebuah Paragraf Lagi</p> <script> document.getElementById("bagian1").innerHTML = "Output dengan getElementById"; </script> </body> </html>
Menggunakan document.write()
Cara ini biasanya digunakan untuk pengetesan jalannya kode JavaScript apa sudah berfungsi dengan benar.
<!DOCTYPE html> <html> <body> <h1>Halaman Web</h1> <p>Sebuah Paragraf</p> <script> document.write("Output dengan document.write!"); </script> </body> </html>
Menggunakan window.alert()
Pada cara ini JavaScript akan menampilkan output dengan cara menampilkan sebuah jendela pop-up.
<!DOCTYPE html> <html> <body> <h1>Halaman Web</h1> <p>Sebuah Paragraf</p> <script> window.alert("Output dengan window.alert!"); </script> </body> </html>
Menggunakan console.log()
Cara ini hanya digunakan untuk debug atau mencari masalah pada kode JavaScript, dimana akan menampilkan output ke konsol browser.
<!DOCTYPE html> <html> <body> <h1>Halaman Web</h1> <p>Sebuah Paragraf</p> <script> console.log("Output dengan console.log!"); </script> </body> </html>